Pangkalpinang, Dalam rangka Menyambut perayaan Hari Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang bertepatan dilaksanakan tanggal 21 November 2016 yang ke-21, segenap aparatur negara PNS dan pegawai honorer hampir sejumlah 5300 personil memadati lapangan Gubernur-Air Itam, beberapa waktu lalu (21/11/2016).
Selaku Inspektur upacara Plt Gubernur Plt Gubernur Dr Yuswandi A. Temenggung menyebutkan,”perayaan kali ini sebagai sarana evaluasi bagi kita semua dalam mencapai tingkat keberhasilan disegala sektor lini pembangunan di wilayah Bangka Belitung yang telah kita laksanakan,”.
Selanjutnya,”untuk dapat kita jadikan menggelorakan semangat dalam bekerja bagi segenap masyarakat Babel agar berperan serta dalam pelaksanaan pembangunan, sebagai pelopor persatuan dan kebersamaan dengan memiliki kepedulian yang tinggi dalam menjaga keseimbangan alam dan lingkungan hidup sekitar,”.
“Terlebih dengan kehadiran segenap SKPD yang berperan aktif dalam pembangunan sinergisitas sehingga Babel mampu mencapai beberapa capaian positif dalam bidang tertentu diantaranya, indeks pembangunan masyarakat di tahun 2010 senilai 66,02 sedangkan di tahun 2015 berada pada angka 69,05., untuk angka ratio Gini pada tahun 2016 bernilai 0,28 sedangkan nasional capai 0,40 ., dan Gini ratio menjadi parameter penting sebagai penentu peningkatan pendapatan suatu masyarakat,” papar Yuswandi.
“Sedangkan angka penduduk miskin di wilayah Babel di tahun 2010 berada pada angka 6,51% sedangkan di tahun 2016 berada pada angka 5,25%, sementara pendapatan domestik brutto di tahun 2010 mencapai nilai Rp.35,56,- Trilun dan di tahun 2015 mencapai angka kisaran Rp.45,96,- Trilun,” jelas Plt Gubernur.
Harapan kita bersama,”dengan peringatan hari terbentuknya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mengusung tema” Kita wujudkan kerja nyata, berkualitas dan transparan menuju Babel yang sejahtera” kiranya regulasi dan program dan regulasi yang dibuat oleh pemerintah daerah dapat menyentuh langsung kepada pembangunan masyarakat secara utuh dan berkelanjutan,”ujar Yuswandi menutup pembacaan amanat.(js)
