Pangkalpinang, Berdurasi selama 240 jam pelajaran ditempuh oleh instruktur dalam berikan materi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Tuatunu-Pangkalpinang.
Kepala Lapas Tuatunu-Pangkalpinang,Kunrat menyampaikan beberapa point berkenaan dengan pelaksanaan penutupan Pelatihan kejuruan otomotif kendaraan roda dua motordenan sumber dana dari APBD Pemerintah Provinsi Babel, dihadapan para undangan dan WBP Tuatunu-Pangkalpinang.
Hal utama jelas Kunrat, rasa terima kasih atas kerjasama antar institusi pemerintah yang telah menyelenggarakan pelatihan bagi WBP Tuatunu,ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam membina WBP dengan demikian pelaksanaan pembinaan skill tetap terasah.
Lanjutnya, kehadiran instruktur BLKI Babel dan Praktisi kejuruan otomotif kendaraan roda dua motor untuk membagikan/sharing ilmu bagi WBP agar selama menjalani sisa masa hukuman di Lapas tetap memiliki skill.
Akan tetapi papar Kunrat,meski hanya berdurasi 240 jam pelajaran adalah memang tidak dapat secara penuh bagi WBP untuk langsung pandai menjadi seorang teknisi/montir motor melainkan harus terus di asah pasca masa hukuman telah berakhir.
Rasa terimakasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada pihak BLKI Babel yang telah melatih WBP Tuatunu dengan demikian sebagaimana semakin melengkapi hakekat nya dari tugas fungsi Lapas untuk mengembalikan hidup, kehidupan dan penghidupan bagi WBP dengan demikian untuk dikemudian hari membekali mereka sebagai insan manusia yg memiliki skill, tegas Kalapas.
Lanjutnya, kiranya bagi WBP yang akan bebas dan bergabung dengan masyarakat, lakukan lah yang terbaik agar menjadi insan bermartabat bagi sesama, bangsa dan negara dan mari kita bersama-sama membangun negeri dan membangun manusi bermartabat dengan skill yang kita miliki, imbuhnya dihadapan peserta latih dan jajaran Pegawai Lapas Tuatunu .(js)





