Pangkalpinang, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Pemprov. Kep.Babel) melakukan pelantikan bagi pengurus Komisi Perlindungan Anak Daerah ( KPAD) , Jumat, 4 Maret 2016 berlokasi di Aula Gubernur Bangka Belitung, dihadiri segenap jajaran pengurus KPAD periode 2016-2020 ,Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, unsur Muspida Bangka Belitung beserta unsur pejabat eselon Provinsi Bangka Belitung. Dalam pelaksanaan pengukuhan dan pelantikan tersebut dilakukan oleh H.Rustam Effendy, SE, dihadapan segenap jajaran pejabat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung seluruh anggota KPAD Periode 2016-2020.
Selaku KPAD Pusat Dr. H. Asrorun Ni’am Soleh, MA, .mengatakan bahwa jumlah anak anak di wilayah provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 400.000 ribu anak, dan mereka sebagai generasi masa depan harus dibimbing dan di bina dengan ahlak dan etika dengan lingkungan yang turut mendukung sehingga dikemudian hari mereka dapat tumbuh dewasa sesuai harapan anak bangsa.
Asrorun Ni’am Soleh menilai bahwa untuk daerah kepulauan Bangka Belitung ini masih banyak anak putus sekolah pada tingkat sekolah Dasar (SD) dan wilayah Babel menduduki nomor 2 untuk usia anak putus sekolah di Indonesia, dengan demikian disinilah letak dan fungsi KPAD untuk menyikapi membantu menyelesaikan akar masalah yang mereka alami.
Terlebih pasca tambang ilegal timah di wilayah Bangka Belitung tidak di perbolehkan oleh pemerintah daerah, maka semakin banyak usia anak putus sekolah. Akan tetapi waktu masih jaya nya tambang timah ilegal tersebut banyak buruh anak yang melakoni usaha ngarpet di lokasi tersebut. Dampak yang ditimbulkan dalam usaha pertambangan tersebut sangat besar terelih Bangka Belitung terkenal dengan tambang timah, ujar ketua KPAD wilayah Bangka Belitun, dihadapan Gubernur Babel, Rustam Effendy.
Meski demikian perlu di acungi jempol dan aplaus dari kita semua bahwa Provinsi Kepulauana Bangka Belitung merupakan Provinsi yang pertama kali memunculkan KPAD dengan tujuan untuk melindungi anak-anak yang berada di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai masa depan harapan bangsa, ujar Asrorun Ni’am Soleh dihadapan seluruh undangan.(js)
